Bupati Raden Adipati Surya Hadiri Pembentukan Kampung Tangguh Anti Narkoba Polres Waykanan

SigerNews.com WAY KANAN — Launching Pembentukan Kampung Tangguh Anti Narkoba Polres Way Kanan Di selenggarakan Di Balai Kampung Bumi Ratu Kecamatan Umpu Semenguk

Rabu, 22 September 2021 Acara tersebut juga di hadiri oleh Kapolres ,Dandim 0427 ,Camat Umpu Semenguk, Dan Kepala Kampung Bumi Ratu, kabupaten Waykanan .

Mengawali sambutan nya Bupati Raden Adipati Surya Baik secara pribadi, masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Way Kanan, menyambut baik dan mengapresiasi atas diselenggarakannya Launching Pembentukan Kampung Tangguh Anti Narkoba Polres Way Kanan di Kampung Bumi Ratu Kecamatan Umpu Semenguk pada hari ini, Raden Adipati Surya berharap ini Dapat menjadi contoh bagi kampung-kampung lainnya, guna menekan peredaran Narkoba di Kabupaten Way Kanan.

Bupati WayKanan Raden Adipati Surya juga sangat mendukung upaya Kepolisian untuk memutus peredaran Narkoba. Salah satunya Pembentukan Kampung Tangguh Anti Narkoba Polres Way Kanan di Kampung Bumi Ratu ini.
Sebelum Pandemi Covid-19 melalui instansi terkait kami sering melaksanakan penyuluhan-penyuluhan arti bahayanya penyalahgunaan Narkoba baik itu kepada pelajar, pemuda dan masyarakat luas.

Selain itu, kita juga melaksanakan tes urine bagi Pegawai Negeri Sipil sebelum dilantik menjadi pejabat. Bahkan saya mewajibkan bagi seseorang yang akan maju mengikuti Pemilihan Kepala Kampung untuk melaksanakan Tes Urine. Hal ini bertujuan aparatur pemerintah dilingkungan Pemerintah Kabupaten Way Kanan betul-betul terbebas dari Narkoba, tegas Raden Adipati Surya .

Lebih lanjut Raden Adipati Surya juga mengingat kan masyarakat tentang besarnya bahaya Narkoba. Sehingga mulai dari aparatur pemerintah, generasi muda dan seluruh elemen masyarakat lainnya menjadi termotivasi untuk bangkit bersama-sama melawan peredaran Narkoba khusus nya di Waykanan ,Untuk itu Raden Adipati Surya mengharapkan kepada seluruh masyarakat Waykanan untuk menjauhi barang terlarang tersebut , Bentengi diri sendiri dan anggota keluarga kita dengan pendidikan agama, karena semua agama mengharamkan penyalahgunaan Narkoba, dan laporkan kepada lembaga, dinas/instansi yang berwewenang, bila mengetahui ada anggota masyarakat yang menyalahgunakan dan mengedarkan Narkoba. (Deni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *