Kopri PKC PMII Lampung Kecam Kasus Asusila di Rumah Aman P2TP2A

SigerNews.com BANDAR LAMPUNG – Sempat dibuat kaget dengan pemberitaan tentang kekerasaan seksual yang dilakukan kepala P2TP2A kepada korban pelecehan yang dititipkan ayahnya kepada rumah aman malah miris sekali.

Kalau tempat yg kita anggap aman malah menakutkan dimana kah harus berlindung ?Mungkin kata-kata itu yg mewakili perasaan kita saat ini.
Tempat yang dianggap aman untuk korban kekerasan malah menjadi tempat yang sangat menakutkan dimana korban pun disetubuhi bahkan di jual oleh pelaku yang tidak lain adalah kepala P2TP2A.

P2TP2A merupakan lembaga pelaksana pelayanan penanganan pengaduan bagi perempuan dan anak korban kekerasan yang didirikan pemerintah. Lembaga pemerintah ini seharusnya memberikan rasa aman bagi korban, menghormati hak dan mendahulukan kepentingan korban, menguatkan, motivasi, mempermudah dan tidak mempersulit akses dan layanan bagi korban serta mengutamakan penanganan korban. Namun yang terjadi justru sebaliknya, melakukan kekerasan seksual pada korban.

Anggun septia Wulandari, ketua kopri pkc pmii lampung menyayangkan sekali sikap dan tindakan yang dilakukan oleh kepala P2TP2A dan mengecam keras tindakan pelaku atas kejadian ini.

Anggun meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus ini dan memberikan hukuman seberat2nya kepada pelaku, serta meminta kepada bupati lampung timur menindak tegas dan melakukan pemberhentian secara tidak hormat kepada aparat yang diduga terlibat dalam perdagangan perempuan dan anak.

Kasus ini bukanlah kasus kekerasan seksual yang pertama sudah banyak kasus kekerasaan seksual yang terjadi di indonesia khusus nya lampung. Ini menunjukan bahwasanya RUU Penghapusan Kekerasan Seksual harus segera disahkan agar tidak banyak lagi korban yang berjatuhan dinegri ini. (Rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *