Cegah Penularan Covid-19, Bupati Tuba Instruksikan Wajib Lapor Hingga Penutupan Tempat Hiburan

 

SigerNews.com TUBA– Pemerintah daerah kabupaten Tulang Bawang terus melakukan upaya antisipasi terhadap penyebaran Corona virus disease 2019 (covid-19) untuk melindungi keamanan dan kesejahteraan serta kesehatan masyarakat di wilayah kabupaten setempat.

Sebagai landasan hukum, sesuai Keputusan Presiden RI (Keppres) Nomor 7 Tahun 2020 Tentang gugus tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Bupati Tulang Bawang mengeluarkan surat edaran nomor 100/108/I.1/TB/2020 tertanggal 16 Maret 2020. dalam ikhwal peningkatan kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 di wilayah kabupaten Tulang Bawang.

Sekretaris daerah kabupaten (sekdakab) Tulang Bawang ir.Antoni dalam rangka melaksanakan instruksi Bupati Tulang Bawang, senin (30/03/2020) menyampaikan dengan hormat kepada semua pihak untuk bersama-sama memperhatikan dan memberikan dukungan juga kerjasama untuk ikut melakukan pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) secara lebih masif kepada masyarakat seperti menjaga jarak aman, sering cuci tangan menggunakan sabun, menjaga pola hidup sehat dan bersih, tetap berada dirumah dan tidak berpergian jika tidak mendesak, larangan berkumpul dan berkerumun, tetap tenang dan tidak panik serta selalu mengikuti informasi dan himbauan resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Hal lain yang perlu dilakukan dalam instruksi bupati tersebut yaitu melaksanakan Maklumat Kepala Kepolisian Republik Indonesia untuk tidak mengadakan pertemuan sosial, budaya, keagamaan, aliran kepercayaan, dalam bentuk seminar, lokakarya, sarasehan, konser musik, pekan raya, festival, bazzar, pasar malem, pameran, resepsi keluarga, kegiatan olahraga, kesenian, hiburan, unjuk rasa, pawai, karnaval, serta kegiatan lainnya yang menjadikan berkumpulnya massa.

Memberlakukan wajib lapor kepada setiap orang yang baru pulang dari Luar Negeri, Luar Kota atau tanah perantauan baik itu pulau Jawa, Kalimantan, Jakarta, Bandung ataupun dari daerah lainya sebagai langkah antisipasi dan deteksi awal Covid-19.

Sementara untuk wilayah desa/kampung diminta untuk membentuk Relawan Desa Lawan Covid-19, dan mengadakan piket dengan 3 (tiga) shift guna melakukan pemeriksaan dan pembatasan orang dan kendaraan keluar masuk kampung sesuai Surat Edaran Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI nomor: 8 Tahun 2020, untuk melakukan pencegahan dan penanggulangan Covid-19 seperti pembentukan posko pemeriksaan dan pembatasan terhadap kendaraan, melakukan penyemprotan disinfektan pada tempat-tempat umum seperti rumah ibadah, pasar, sekolah, perkantoran, jalan strategis kampung dan fasilitas umum lainnya.

Selain itu tempat hiburan juga tidak luput dalam intstruksi bupati dengan cara Memonitor dan memastikan seluruh tempat usaha Karaoke, Hiburan Malam Tempat Wisata dan Game Station / Warnet untuk dilakukan penutupan sementara sampai batas waktu tanggal 30 April 2020, dan bagi para pelaku usaha yang tidak melakukan penutupan sementara terhadap tempat usahanya dalam batas waktu tersebut, akan dikenakan sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. (Rama)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *