Ampian : Maknai Renungan Malam Isra Miraj di Tengah Isolasi Virus Corona

SigerNews.com METRO – Tahun 2020 belum lama berjalan, namun dunia dikejutkan dengan kemunculan virus mematikan. Virus Corona Wuhan, atau virus Covid-19 pertama kali merebak di kota Wuhan, Tiongkok.

Wabah ini terus menyebar dengan masif hingga ke berbagai negara. Sampai.dengan hari ini, Selasa (24/3/2020), tercatat angka kematian akibat virus ini mencapai total 55 orang dan jumlah yang positif terinfeksi 686 kasus 30 orang dinyatakan sembuh, data ini tercatat untuk update di Indonesia saja.

Menghadapi mewabahnya Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), masyarakat harus terus melakukan berbagai upaya agar dapat terhindar dari virus yang muncul pertama kali di China ini. Selain ikhtiar medis, ikhtiar batin juga diingatkan oleh Kader Golkar sekaligus sebagai Bakal Calon Walikota Metro Ampian Bustami dalam renungannya di peringatan Isra Miraj 27 Rajab 1441 Hijriyah.

Berikut kutipan renungan malam yang dikirim melalui.pesan singkat WhatsApp Ampian Bustami, dimana momen peringatan Isra Miraj di Tahun 2020 penuh dengan ujian di tengah merebaknya pandemi yang sedang melanda dunia sampai dengan, Rabu (25/3/2020) dini hari.

“Peringatan Isra Miraj tahun ini menjadi kesempatan bagi kita untuk berintrospeksi diri”
.
” Isra Miraj terjadi pada tahun kesedihan saat Rasulullah dilanda banyak cobaan dan ditinggal oleh orang terdekatnya dan merupakan bentuk penghiburan Allah kepada Nabi Muhammad. Cobaan tersebut merupakan ujian untuk meningkatkan keimanan, sama dengan ujian #VirusCorona yang sedang melanda diseluruh.belahan dunia termasuk di tanah air Indonesia”.
.
” Ditengah seruan menjaga jarak antar sesama untuk menekan penyebaran virus, peringatan Isra Miraj ini menjadi pengingat untuk kita agar menggunakan waktu dirumah memperbayak ibadah, dan mempercayai bahwa semua adalah berkah dari Allah SWT”.

” Momen Isra Miraj ini  harus  diperingati dengan penuh keteguhan iman, termasuk dalam situasi dan kondisi saat ini, di mana virus corona (Covid-19) tengah mewabah.”

“Iman itulah yang paling baik ketika kita menerima apapun dari semua sisi yang ada dalam kehidupan kita di alam ini.”  (Ded)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *