Grebek Sebuah Rumah di Gang Bambukuning Metro, Polisi Ringkus Dua Pengguna Tembakau Gorila

SigerNews.com METRO – Belum lama kasus penangkapan 4 (Empat) remaja pengguna narkoba jenis tembakau gorila diwilayah 22 Hadimulyo Barat, Kini aparat Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Metro, kembali meringkus Dua pelaku penyalahgunaan narkoba jenis yang sama di Jalan Bambukuning kecamatan Metro Pusat, Senin (24/2/2020) sekitar pukul 19.00 WIB.

Mirisnya lagi, dari ke 2 orang tersangka ini salah satunya berstatus mahasiswa. Mereka masuk dalam golongan mengedarkan sekaligus mengkonsumsi narkoba jenis tembakau gorila (sinte).

Mereka masing-masing berinisial YP (19) warga Jalan Abdul Muis Gg. Seruni No. 136 Rt/Rw 002/- Kel. Kampung Baru Kec. Labuhan Ratu Kota Bandar Lampung dan ML (22) warga Gg. Rahmatan 2 Rt/Rw 038/008 Kel. Hadimulyo Barat Kec. Metro Pusat Kota Metro.

Kapolres Metro AKBP Retno Prihawati, S.Sos., S.IK., M.H melalui kasat narkoba AKP Junaidi menjelaskan, pelaku ditangkap atas informasi dari masyarakat terkait adanya pemuda yang sering berkumpul di salah satu rumah sekitar Kawasan Gang Bambu Kuning Hadimulyo Barat kerap kali dijadikan tempat menggunakan dan bertransaksi narkotika.

Pihak kepolisian kemudian melakukan pengecekan terkait laporan tersebut. Dilokasi petugas mendapati sekumpulan pemuda yg mencurigakan saat dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti narkotika jenis tembakau gorilla (sinte).

“Dari penggeledahan tersangka ML Kita Temukan 2 (dua) plastik kecil diduga berisi tembakau gorila dan 1 (satu) handphone sedangkan dari tersangka YP anggota kami mengamankan barang bukti 1 (satu) buah plastik klip bening ukuran sedang yang di dalamnya berisi 10 (sepuluh) buah plastik klip bening ukuran kecil yang didalamnya masing-masing berisi daun-daun kering yang diduga narkotika jenis tembakau gorila (sinte), 1 (satu) unit handphone dan dompet milik pelaku, “kata AKP. Junaidi, Selasa (25/2/2020).

Hingga saat ini Polisi masih terus melakukan pengembangan peredaran narkotika jenis tembakau sintesis. Dengan target atau sasaran penyalahgunaan narkotika dikalangan pelajar hingga mahasiswa.

Akibat perbuatannya, kedua pelaku kini mendekam di sel tahanan Mapolres Kota Metro. Mereka dijerat pasal 112 ayat 1 undang-undang nomor 35 tahun 2009 KUHP tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara. (Ded)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *