Aksi Warga Tangkap Pencuri Baterai Tower di Lamsel Diapresiasi

SigerNews.com JAKARTA – PT. Infratech Indonesia mengapresiasi aksi cepat tanggap warga Desa Semana, Kec. Penengahan, Kab. Lampung Selatan (Lamsel) yang berhasil menggagalkan aksi pencurian baterai atau accu di tower telekomunikasi milik perusahaan tersebut.

Hal itu disampaikan Direktur Utama Anton Sudirgouw menanggapi tertangkapnya dua orang yang diduga kerap melakukan pencurian di tower tersebut.

“Kami atas nama management perusahaan berterimakasih atas respon cepat dan tanggap warga dalam melakukan penangkapan terhadap kedua orang tersebut,” ujarnya, Rabu (12/2/2020).

Sementara itu, Koordinator External Affairs (EA) PT.Infratech Indonesia, Bunyamin meminta aparat kepolisian untuk melakukan proses hukum sesuai aturan yang berlaku agar aksi pencurian di tower telekomunikasi tidak kembali terjadi.

“Sekarang informasinya para pelaku sudah tertangkap dan diserahkan ke pihak kepolisian Polsek Penengahan, Polres Lampung Selatan, Polda Lampung. Kami berharap para pelaku dapat dihukum sesuai aturan yang berlaku, agar kejadian sepeti ini tidak terulang,” kata Amin.

Ia juga berharap peran serta masyarakat Lampung Selatan untuk menjaga menara telekomunikasi agar akses komunikasi masyarakat dapat berjalan lancar.

“Kalau bagian ataupun perangkat-perangkat di menara telekomunikasi itu ada hilang atau tidak terdapat di posisinya maka akan berpengaruh pada akses komunikasi masyarakat. Kami berharap warga masyarakat di Lampung Selatan dapat bersama-sama menjaga menara telekomunikasi agar sambungan komunikasi masyarakat tidak terhambat,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, warga desa Semana, Kec. Penengahan, Kab. Lampung Selatan memergoki dua orang pria berinisial Y (23) dan IF (24) yang diduga hendak melakukan pencurian di menara telekomunikasi, Rabu (12/2/2020).

Modus kedua terduga pelaku yang merupakan warga Kalianda Lamsel itu dengan berpura-pura melakukan pengecekan mesin tower, lalu mendongkel pintu kabin tempat dimana terdapat puluhan baterai/Accu.

Salah seorang saksi mata mengaku curiga akan kehadiran kendaraan roda empat yang lalu lalang sejak pagi wilayahnya. Alhasil, saat diamati warga ternyata kendaraan yang ditumpangi tersangka Y dan IF tersebut berhenti di tower telekomunikasi.

“Kami memang sudah curiga melihat gerak gerik mereka, mobilnya mondar mandir di seputar lokasi, maka kami intai bersama warga sekitar. Kira-kira lebih 30 menit kami mengintai mereka, setelah mereka masuk dalam kabin dan memotong tralis besi pengaman Accu sekitar pukul 16.25 WIB, di situ mereka kami grebek,” ungkap Abi (25) warga Desa Semana.

Beruntung, pihak kepolisian Polsek Penengahan segera mendatangi tempat kejadian perkara usai penangkapan kedua tersangka oleh warga.

Guna mengantisipasi amuk massa dan pengembangan serta proses penyidikan lebih lanjut, kedua terduga pelaku tersebut diamankan ke Mapolsek Penengahan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *