Polisi Tangkap 3 Pelajar di Kota Metro Pengguna Tembakau Gorilla dan Seorang Pengedar Turut Diamankan

SigerNews.com METRO – Aparat Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kota Metro mengamankan tiga pelajar dan satu orang bandar terkait kasus narkoba.

Ketiga remaja tersebut ditangkap petugas di Jl. Lukman Tanjung Kel. Hadimulyo Barat Kec. Metro Pusat, Selasa (4/2/2020) sekitar pukul 20.00 WIB. Saat dilakukan penggeledahan Polisi menemukan barang bukti narkoba jenis tembakau gorila (sinte) dari ketiga pelajar tersebut.

Kasat Narkoba Polres Metro AKP Junaedi, S.E mewakili Kapolres Metro AKBP Retno Prihawati, S.Sos., S.IK., M.H mengatakan, Ketiga pelajar yang melakukan penyalahgunaan narkotika jenis tembakau gorilla tersebut berinisial AL (16) warga Sukadana Lampung Timur, RD (18) warga Metro Barat dan AK (18) asal Batanghari Nuban Lampung Timur.

“Saat dilakukan introgasi terhadap tersangka AL, bahwa narkotika jenis tembakau gorila (sinte) tersebut dibeli dari tersangka (pengedar) HF warga kecamatan Metro Barat,”ungkap Junaedi, Rabu (5/2/2020).

Mengetahui hal tersebut, Sat Narkoba Polres Metro langsung memancing tersangka HF.

“kami langsung memancing tersangka HF dengan cara tersangka AL membeli kembali narkoba jenis tembakau gorila kepada tersangka HF di daerah Jl. Dr. Sutomo Kel. Hadimulyo Timur Kec. Metro Pusat Kota Metro, dan langsung saja kami amankan tersangka HF dengan ditemukan barang bukti narkotika jenis tembakau gorila (sinte),”. Ungkap Kasat Narkoba

Dari penangkapan 4 tersangka tersebut, Sat Narkoba Polres Metro berhasil mengamankan barang bukti 1 (satu) buah plastik klip bening ukuran sedang yang didalamnya berisi daun-daun kering yang di duga narkotika jenis tembakau gorila (sinte), 3 (tiga) buah kertas papir, 1 (satu) lintingan sisa pakai yang didalamnya berisi daun-daun kering yang di duga narkotika jenis tembakau gorila (sinte), 1 (satu) unit R2 merk HONDA BEAT, 1 (satu) buah dompet, 1 (satu) unit handphone merk LENOVO dan 2 (dua) buah plastik klip bening ukuran sedang yang didalamnya berisi daun-daun kering yang di duga narkotika jenis tembakau gorila.

Kini ketiga pelajar dan seorang bandar penyuplai barang haram tersebut, mendekam di sel tahanan Mapolres Metro atas perbuatannya.

Peristiwa ini hendaknya menjadi pelajaran bagi semua kalangan untuk secara bersama memerangi narkoba, terutama para orang tua harus lebih ketat lagi mengawasi pergaulan putra putrinya agar tidak terjerat kasus serupa. (Ded)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *