Unila Tambah Tiga Guru Besar

SigerNews.com BANDAR LAMPUNG – Universitas Lampung (Unila) kembali mendapat tambahan tiga guru besar, setelah Rektor Prof. Karomani menyerahkan Surat Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi tentang Kenaikan Jabatan Akademik sebagai Guru Besar kepada Dr. Sindung Haryanto, M.Si.

Penyerahan SK dilakukan pada upacara rutin bulanan Unila yang berlangsung di halaman belakang Rektorat, Jumat (17/1/2020) pagi.

Dr. Sindung Haryanto, M.Si., menjadi Guru Besar Berdasarkan Keputusan Menristek Dikti RI Nomor 30102/M/KP/2019 tanggal 5 September 2019. Surat keputusan yang ditanda tangani Menristekdikti Mohamad Nasir itu menyatakan Sindung sebagai Guru Besar Ilmu Sosial Ekonomi sejak 1 Agustus 2019.

Profesor Sindung dari FISIP Unila mendapat SK Guru Besar bersama dua lainnya, Prof. Yuliansyah, S.E., M.SA., Ph.D., Akt., sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Akuntansi Manajemen dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dan Prof. Dr. Nikmah Rosidah, S.H., M.H, sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Hukum Pidana dari Fakultas Hukum (FH).

Dengan demikian Universitas Lampung hingga saat ini memiliki jumlah guru besar aktif sebanyak 64 orang.

Pada momen upacara perdana di tahun 2020 itu pula, Karomani memberikan penghargaan kepada ASN teladan. Penghargaan itu diraih Kholik Farizal, A.Md., sebagai Operator Barang Milik Negara (BMN) Universitas Lampung.

Apresiasi juga digulirkan untuk tiga kategori capaian kinerja atas realisasi anggaran tahun 2019. Yaitu Capaian Kinerja Anggaran Fakultas; Capaian Kinerja Anggaran Tahun 2019 untuk Biro, Lembaga, dan Pascasarjana; serta Capaian Kinerja Anggaran Tahun 2019 untuk Pelaksana Teknis Badan dan SPI.

Untuk kategori fakultas, peringkat pertama diraih fakultas teknik dengan nilai realisasai anggaran 97.94 persen. Disusul peringkat kedua dari FEB dengan realisasi anggaran 97.39. Ketiga FISIP dengan realisasi anggaran sebesar 97.36 persen.

Capaian kinerja anggaran kategori biro, lembaga, dan pascasarjana diraih LP3M dengan nilai realisasai anggaran 96,46 persen. Kedua, LPPM dengan realisasi anggaran 94,63, dan ketiga pascasarjana dengan realisasi anggaran sebesar 92,38 persen.

Kategori selanjutnya diberikan kepada UPT Laboratorium Terpadu dan Sentra Inovasi Teknologi dengan nilai realisasi anggaran 99,76 persen. Peringkat kedua didampuk UPT Pengembangan Karir dan Kewirausahaan dengan nilai 98,47, dan peringkat ketiga UPT Kearsipan dengan nilai realisasi sebesar 97,25. (Wd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *