Unila Siap Implementasikan Penguatan Sistem Data Terintegrasi

SigerNews.com BANDAR LAMPUNG – Guna menjawab tantangan global yang semakin cepat dan kompetitif, Universitas Lampung (Unila) menyiapkan Integrated Data System (IDS) demi mewujudkan keterpaduan seluruh data pada sistem yang ada di lingkungan kampus setempat.

Langkah itu ditempuh Rektor Unila Prof. Karomani melalui penguatan tim Unit Pelaksana Teknis Teknologi Informasi dan Komunikasi (UPT-TIK) Unila.

Saat memimpin Focus Group Discussion (FGD) Integrasi Data System TIK di ruang sidang Rektorat, Kamis (9/1/2020). Prof. Karomani menyampaikan optimismenya bila semua sistem yang ada di lingkungan universitas telah terintegrasi.

Ia meyakini, sistem yang terintegrasi akan mempermudah banyak hal baik dari segi pelayanan akademik maupun pengambilan kebijakan. Penyatuan data dan pemahaman penting dilakukan oleh seluruh subunit kerja yang ada di lingkungan Unila guna mempersiapkan akreditasi institusi di masa mendatang.

“Sehebat apapun kita, tanpa sinergi yang baik maka tidak mungkin bisa berinovasi untuk mencapai cita-cita yang diharapkan negeri ini,” tegasnya.

Selanjutnya di hadapan sejumlah pimpinan yang hadir, Kepala UPT TIK Unila Dr. Ing. Ardian Ulvan, S.T., M.Sc., menerangkan, IDS yang dipersiapkan kelak mempermudah pimpinan memperoleh informasi dalam satu tarikan akses data.

Ia juga menambahkan, ada pola pengamanan khusus yang IDS miliki sehingga setiap unit kerja hanya dapat mengakses informasi dan tanggung jawab dari satuan tugasnya masing-masing.

Konsep yang dipakai yakni dengan mengintegrasikan sejumlah sistem yang ada pada subunit di Unila ke dalam gudang data (data warehouse) yang selanjutnya akan melalui proses extraction, transform, dan load.

“TIK tengah membangun IDS dan memperkuat infrastruktur ini. Ada 29 sistem aktif dan sudah 8 sistem yang terintegrasi,” terang Ardian.

Di sisi lain hambatan yang sedang dihadapi yaitu UPT TIK belum memiliki otoritas kuat saat hendak mengambil data dari unit-unit kerja untuk dihimpun. Oleh karena itu perlu kebijakan khusus dari rektor agar setiap unit kerja memberikan akses kepada TIK menarik data sehingga semua sistem yang sudah ada berangsur-angsur terkumpul dan terintegrasi. (wd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *